Ragam Jenis-jenis Prototipe Dalam Design Thinking di Bidang Pendidikan | Daftar Pustaka

Ragam Jenis-jenis Prototipe Dalam Design Thinking di Bidang Pendidikan

Design thinking dibutuhkan untuk berbagai bidang. Termasuk juga di bidang pendidikan. Dalam memecahkan masalah dapat digunakan jenis-jenis prototipe dalam design thinking di bidang pendidikan.

Di bidang pendidikan, design thinking digunakan sebagai pendekatan kreatif sekaligus inovatif dalam memecahkan masalah yang kerap terjadi. Selain memecahkan masalah di bidang pendidikan, design thinking juga memiliki tujuan untuk meningkatkan pengalaman belajar bagi siswa. Sekaligus juga memberikan solusi paling efektif untuk tantangan para pendidik dalam melakukan pengajaran.

jenis jenis prototipe dalam design thinking di bidang pendidikan

10 Jenis-jenis Prototipe Dalam Design Thinking di Bidang Pendidikan yang Wajib Diketahui

Design thinking di bidang pendidikan memiliki beberapa jenis prototipe berbeda. Berikut ini merupakan diantaranya.

1. Pembelajaran

Prototipe pembelajaran merupakan model rancangan awal untuk memvalidasi dan juga menguji desain kurikulum dan juga metode pembelajaran. Tujuan dari prototipe ini adalah memberikan pengalaman pembelajaran yang terperinci dan sesuai kebutuhan.

Bentuk dari prototipe pembejalaran ini seperti rencana belajar, bahan ajar, dan juga skenario pembelajaran. Berkat prototipe pembelajaran, pendidik bisa mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan proses belajar mengajar nantinya.

2. Ruang Belajar

Design thinking di bidang pendidikan juga termasuk prototipe ruang belajar. Prototipe ini berupa model digital maupun fisik dari ruangan kelas yang akan menjadi tempat belajar mengajar.

Rancangan ulang dari prototipe ruang belajar ini memiliki tujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Prototipe ruang belajar terdiri atas denah ruangan kelas, desain interior maupun eksterior. Hingga peralatan dan teknologi apa saja yang akan digunakan nantinya.

3. Teknologi Pendidikan

Perkembangan teknologi memberikan kemajuan tersendiri di dunia pendidikan. Untuk itu dalam design thinking juga harus disertakan prototipe teknologi pendidikan.

Prototipe teknologi pendidikan berisi antara lain perlengkapan hardware dan software yang nantinya digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Sebut saja seperti aplikasi dan website yang akan digunakan selama proses mengajar, email. Hingga gawai lain seperti laptop, proyektor, dan sebagainya.

4. Program Pendidikan

Protipe paling pending di bidang pendidikan tentu saja Program Pendidikan. Prototipe program pendidikan hadir untuk mengevaluasi jadwal pembelajaran hingga kurikulum yang akan diajarkan nantinya. Prototipe program pendidikan memiliki tujuan untuk menemukan cara ajar dan pendekatan pembelajaran paling efektif bagi siswa.

5. Proses Evaluasi

Proses Evaluasi juga memerlukan prototipe tersendiri demi hasil design thinking paling sesuai. Protipe proses evaluasi akan menggambarkan bagaimana pengajar mengumpulkan data-data hasil evaluasi paling relevan, tata cara pengujian, hingga proses umpan balik yang akan diberikan kepada siswa.

6. Pendekatan Kolaboratif

Jenis jenis prototipe dalam design thinking di bidang pendidikan lain yang tidak kalah penting adalah pendekatan kolaboratif. Prototipe ini merupakan model ajar dan pembelajaran yang nantinya bisa mendorong siswa untuk turut berkolaborasi dan aktif dalam pemecahan masalah.

Prototipe pendekatan kolaboratif akan menguji strategi-strategi pengajaran yang nantinya bisa meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan juga keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar.

7. Prototipe Dalam Design Thinking di Bidang Pendidikan: Kurikulum Personalisasi

Prototipe ini lebih bersifat personal dan mungkin akan memiliki model berbeda bagi masing-masing siswa. Kurikulum personalisasi merupakan pendekatan program belajar yang menyesuaikan pada gaya belajar, minat, hingga kebutuhan siswa.

Kurikulum personalisasi menggunakan model berupa alat serta sumber daya, yang nantinya memberikan penilaian formatif dan peta kompetensi. Sekaligus juga menyesuaikan sumber belajar sesuai setiap individu.

8. Program Pembelajaran Dalam dan Luar Kelas

Bila prototipe program pendidikan berfokus pada jadwal dan kurikulum yang digunakan. Prototipe program pembelajaran dalam dan luar kelas memberikan model pengujian untuk program pembelajaran yang berhubungan dengan dunia nyata.

Prototipe untuk jenis ini meliputi seperti program kerja nyata, aktivitas belajar di luar kelas, proyek pengabdian masyarakat, dan sebagainya.

9. Sistem Pendukung Pendidikan

Prototipe Sistem Pendukung Pendidikan menghadirkan model awal untuk sistem yang nantinya akan mendukung proses belajar mengajar. Contoh dari prototipe ini seperti manajemen pengajaran, sistem evaluasi siswa, dan sebagainya.

10. Prototipe Dalam Design Thinking di Bidang Pendidikan: Rencana Tindakan

Terakhir merupakan prototipe rencana tindakan. Prototipe ini memberikan gambaran rencana konkrit dari solusi dan inovasi yang akan dilakukan demi kemajuan belajar mengajar. Sehingga nantinya harapan akan pengalaman belajar yang lebih baik akan tercapai.

Prototipe dalam design thinking di bidang pendidikan mencakup semua aspek dalam proses belajar mengajar.