Memahami Kebutuhan Siswa dengan Kecenderungan Belajar Visual

Daftar Pustaka

belajar secara visual

Setiap anak dianugerahi dengan karakter unik, termasuk dalam cara mengolah informasi yang erat kaitannya dengan pemahaman saat belajar. Memahami kebutuhan siswa sesuai dengan karakternya dapat membantu guru untuk mengarahkan murid menggunakan strategi belajar yang efektif.

Berdasarkan cara mengolah informasi tersebut, gaya belajar siswa dapat dikenali melalui dominasi visual, auditorial maupun kinestetik atau V A K.

Anak dengan dominasi visual lebih cepat menyerap dan memahami informasi dari apa yang dilihat. Sedangkan tipe auditorial lebih mudah menyerap informasi dari apa yang mereka dengar, serta kinestetik maka menyerap informasi dengan cara gerak serta sentuhan.

Meski dalam prose belajar ketiga jenis kemampuan ini kerap digunakan, namun setidaknya ada salah satu yang mendominasi. Dominasi ini menjadikan anak cenderung memiliki gaya belajar khusus yang harus diarahkan dengan perlakuan tertentu agar terjadi pembelajaran efektif.

Lalu bagaimana memahami kebutuhan siswa dengan kecenderungan visual? Mari kita bahas karakteristik serta penanganan yang tepat bagi siswa visual.

Memahami Kebutuhan Siswa Visual Melalui Karakteristik Gaya Belajar Visual

belajar secara visual

Anak yang memiliki gaya belajar visual, umumnya akan mudah menangkap atau menyerap informasi ketika informasi tersebut disajikan secara visual seperti dalam bentuk video ataupun infografis.

Kecenderungan anak visual lebih tertarik dengan simbol, warna, garis ataupun lainnya yang bersifat menarik untuk dilihat.

Berikut karakter dari anak yang memiliki kecenderungan visual dalam mengolah informasi:

Lebih suka membaca

Membaca memberikan pengalaman visual yang membuat anak dengan gaya belajar visual lebih mudah menangkap dan memahami informasi yang di dapat.

Oleh karena itu, anak visual lebih senang membaca dibandingkan mendengarkan atau diceritakan oleh orang lain.

Cenderung berbicara dengan tempo 

Karakteristik selanjutnya yang dimiliki oleh anak visual adalah cara berbicara dengan tempo cepat. Hal tersebut terjadi karena ilusi yang ada di otaknya berjalan dengan cepat sehingga kecepatan bicara pun ikut menyesuaikan terhadap respon tersebut.

Sulit memahami instruksi secara verbal

Fokus visual cenderung membuat anak dengan gaya belajar visual mengalami kesulitan saat menerima instruksi secara verbal. 

Oleh karena itu, jika mendapati anak dengan gaya belajar visual maka pendamping atau guru lebih baik memberikan instruksi dengan tulisan alih-alih memberikan instruksi secara verbal saja.

Suka menggambar

Jika Anda memiliki siswa yang senang menggambar maka boleh jadi anak tersebut memiliki gaya belajar visual. Hal tersebut menjadikan anak visual cenderung memiliki nilai pemahaman artistik yang lebih dalam dibandingkan dengan anak lainnya.

Untuk mendukung pemahamannya dalam belajar, Anda dapat mengarahkan anak untuk membuat catatan dalam bentuk grafis atau gambar-gambar ilustrasi.

Memiliki fokus yang tinggi

Anak dengan gaya belajar visual cenderung memiliki fokus tinggi. Ia dapat tetap fokus belajar meskipun berada di keramaian. Ini menjadi sisi positif dari anak yang memiliki gaya belajar visual.

Teliti dan Detail

Umumnya anak dengan gaya belajar visual memiliki tingkat ketelitian yang tinggi Hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan visualnya dan ketajaman mata untuk memperhatikan secara detail.

Meski karakter ini termasuk dalam kelebihan, namun kadang menjadi bumerang bagi si anak visual. Karena dengan kemampuan ini, anak visual cenderung merasa terganggu saat ia mendapati penampakan visual yang menurutnya kurang rapi.

Imajinasi Kuat

Anak dengan kemampuan visual memiliki daya imajinasi yang kuat. Seringnya anak dengan gaya belajar visual sering memproses dan mencerna informasi dengan cara mengimajinasikan informasi-informasi tersebut.

Karenanya, Anda tidak perlu heran saat mendapati anak didik Anda sering melamun dan tenggelam di dalam pikirannya sendiri. Sebagai guru Anda dapat memberikan gagasan untuk menuangkan imajinasi tersebut ke dalam sebuah gambar ataupun tulisan.

Perencana Handal

Karena kemampuannya dalam berimajinasi dan memiliki karakter teliti dan handal membuat anak visual memiliki kemampuan visioner. Ia juga mampu membayangkan dan membuat perencanaan jangka panjang loh.

Libatkan anak visioner untuk mengatur rundown suatu acara agar kemampuannya sebagai perencana handal terfasilitasi dengan baik.

Memahami kebutuhan siswa dengan Kecenderungan belajar visual akan membantu tenaga pendidik agar dapat mengarahkan kemampuan belajar anak sehingga diperoleh hasil yang optimal.

Bagikan:

Also Read